17 Desember 2020

Pelaksanaan Penilaian Kinerja Kepala SD Negeri Tengger, Kecamatan Ngasem oleh Tim 17 PKKS

 


Penilaian Kinerja Kepala Sekolah atau disingkat dengan (PKKS) merupakan kegiatan rutinitas tahunan untuk menilai Kinerja Kepala Sekolah, karena Kepala Sekolah yang profesional dapat merumuskan sebuah mutu lulusan dari sekolah yang dipimpinnya.

 


Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 6 tahun 2018 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah pasal 12 ayat (1) s.d. ayat (10) diantaranya diatur tentang Penilaian Kinerja Kepala Sekolah, maka Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, mengadakan PKKS secara serentak se Kabupaten Bojonegoro yang dimulai tanggal 10 sampai dengan 23 Desember 2020, sebagaimana surat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Nomor 421.2/2532/412.201/2020 tanggal 8 Desember 2020 tentang Surat Perintah Tugas, Tim Penilai Kinerja Kepala Sekolah jenjang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro.

 

Lokasi SD Negeri Tengger, Kecamatan Ngasem


 Lokasi SD Negeri Tengger, Kecamatan Ngasem


Jarak Lokasi SD Negeri Tengger dengan Kantor Korwil Ngasem

Jarak Lokasi SD Negeri Tengger dengan Kantor Dinas Pendidikan

Profil SD Negeri Tengger, Kecamatan Ngasem

 

PROFIL SD NEGERI TENGGER

Kec. Ngasem, Kab. Bojonegoro, Prov. Jawa Timur

 

1. Identitas Sekolah

1

Nama Sekolah

:

SD NEGERI TENGGER NGASEM

2

NPSN

:

20541156

3

Jenjang Pendidikan

:

SD

4

Status Sekolah

:

Negeri

5

Alamat Sekolah

:

Desa Tengger

RT / RW

:

01 / 01

Kode Pos

:

62154

Kelurahan

:

Tengger

Kecamatan

:

Kec. Ngasem

Kabupaten/Kota

:

Kab. Bojonegoro

Provinsi

:

Prov. Jawa Timur

Negara

:

Indonesia

6

Posisi Geografis

:

-7.2199417

111.7635869

14 Desember 2020

Sejarah Singkat Hari Ibu


 Gema Sumpah Pemuda dan lantunan lagu Indonesia Raya yang pada tanggal 28Oktober 1928 digelorakan dalam Kongres Pemuda Indonesia menggugah semangat para pimpinan perkumpulan kaum perempuan untuk mempersatukan diri dalam satu kesatuan wadah mandiri. Pada saat itu sebagian besar perkumpulan masih merupakan bagian dari organisasi pemuda pejuang pergerakan bangsa.